Pidato Wakil Wisudawan

BANDUNG, itb.ac.id – “Sesuatu yang tidak mampu membunuhmu, akan menjadikanmu lebih kuat,” demikian penggalan pidato Lukman Adi Prananto, mahasiswa program studi Teknik Mesin angkatan 2006. Kata-kata tersebut adalah penyemangat untuk sesama wisudawan dalam menghadapi tantangan masa depan. Dalam pidatonya sebagai wakil wisudawan pada Sidang Terbuka Wisuda Juli 2010, Lukman menyampaikan pandangannya  selama menjadi mahasiswa ITB serta harapan bagi rekan-rekan sarjana ITB.

ITB memiliki Keluarga Mahasiswa ITB sebagai organisasi kemahasiswaan terpusat dan himpunan mahasiswa pada setiap program studi. Semua saling bersinergi dan diperkuat dengan semangat beraktivitas yang tinggi dari para mahasiswanya. Atmosfir organisasi inilah, menurut Lukman, yang tidak banyak dimiliki oleh perguruan tinggi lain.

Selama bertahun-tahun kuliah, bukan belajar namanya jika tidak ada hambatan. Meski demikian, sangkar besi tidak akan mengubah rajawali menjadi nuri. Hambatan-hambatan itulah yang mendidik mahasiswa agar lebih kuat dan dewasa; bekal untuk menghadapi dunia sesungguhnya. Dan setiap hal yang tidak mampu membunuh seseorang, akan menjadikannya lebih kuat.

Tantangan Saat Ini

Dunia saat ini juga tidaklah selembut dahulu. Persaingan kian sengit, kemunduran dalam berbagai aspek di negara kian terasa. Inilah yang harus diingat dalam hati setiap wisudawan; bahwa kemanapun mereka pergi, jangan lupa bahwa mereka adalah bagian dari masyarakat Indonesia. Bangunlah bangsa , karena orang yang hanya hidup untuk dirinya sendiri akan mati sebagai orang kecil. Tetapi orang yang hidup untuk orang lain dan untuk bangsanya, akan menjadi orang besar dan tak akan pernah mati.

Wisuda bukanlah akhir, tetapi awal terjunnya mahasiswa ke dunia nyata. Inilah pengujian sesungguhnya segala ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah. Indonesia 30 tahun mendatang adalah ITB saat ini. Bukan dari budaya ITB yang mampu melahirkan para pemimpin bangsa, namun dari kesadaran para mahasiswanya bahwa merekalah agen perubahan bagi kondisi bangsa yang lebih baik. Seperti kata-kata Wiranto Arismunandar yang terpatri pada tugu plaza widya nusantara ITB; ” Tempat ini dinamakan Plaza Widya Nusantara, supaya lulusannya bukan saja menjadi pelopor pembangunan, tetapi juga pelopor persatuan dan kesatuan bangsa.”

Profil Singkat

Lukman Adi Prananto merupakan putra sulung pasangan Nanang Hariadi dan Etty Pratiwi yang lahir di Jakarta, 15 Maret 1988. Memulai pendidikan tingginya di Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara, program studi Teknik Mesin, pada tahun 2006. Semasa kuliah, prestasi Lukman tergolong di atas rata-rata dengan indeks prestasi kumulatif hampir mencapai 3,5. Melalui bimbingan dari Prof. T.A. Fauzi Soelaiman, Lukman berhasil menamatkan pendidikannya di ITB dengan judul tugas akhir “Perancangan, Pembuatan, dan Pengujian Prototype Turbin Tesla sebagai Turbin dalam Sistem Aliran Total pada Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi”.

Lukman juga dikenal aktif di berbagai kegiatan kemahasiswaan. Di tingkat program studi, ia pernah menjabat sebagai kepala divisi pengembangan sumber daya manusia (PSDM) Himpunan Mahasiswa Mesin (HMM) ITB, komandan lapangan kaderisasi HMM ITB, dan ketua angkatan 2006. Sementara di kemahasiswaan terpusat, pengalamannya diantaranya sebagai trainer Strategi Sukses di Kampus (SSDK), panitia Pemilu Raya Keluarga Mahasiswa (KM) ITB, dan panitia Peneriman Mahasiswa Baru KM ITB. Semua ini, menurut Lukman dalam pidatonya, adalah berkat bimbingan dan dukungan dari guru terbaik; kedua orang tuanya.

Advertisements

About Kania

SD-SMP Al Azhar Kemang Pratama | SMAN 8 Jakarta | Arsitektur ITB
This entry was posted in Daily Life, Journalism and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s