.dnksmn


DNKSMN.

semakin menarik saja. semakin gugling, semakin banyak fakta menarik. komposisi masyarakat yang menarik.

dan cuy, ketemunya H-1 presentasi dong. ngeeek…

hahaha… memang saya bakat jadi stalker.

ps: nanti kalo udah beres lombanya, akan saya kupas tuntas si dnksmn ini. skarang sih, masih jadi rahasia perusahaan ya ;p

Advertisements
Posted in Uncategorized | Leave a comment

101 Things I Didn’t Learn in Architecture School


Facts #28

“Your boss reads your blog.”

nyahhahaha 😀 😀

Posted in Uncategorized | Leave a comment

101 Things I Didn’t Learn in Architecture School


‎”Do not date an architect unless you are certain he/she is able to maintain a healthy life outside of architecture”

hmm… harus dipertimbangkan nasehatnya 😉

Posted in Uncategorized | Leave a comment

the Danukusuman


alhamdulillah…

masuk final sayembara Danukusuman. gak sia-sia bolak-balik Bandung – Yogya – Solo… begadang-begadang.. bahkan sampai berhari-hari bolos kerja praktek.

weekend ini harus ke Solo lagi buat presentasi. Jurinya Marco Kusumawijaya, huehehe.

pertanyaannya adalah: latihan konser saya gimana yaaaa??? -____-“

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Aku Ingin – Sapardi Djoko Darmono


Aku ingin mencintaimu dengan sederhana:
dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu
kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana:
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan
kepada hujan yang menjadikannya tiada

 

Posted in Uncategorized | Tagged , , | Leave a comment

I Walk Beside You – Lyrics


I Walk Beside You

Dream Theatre

 

There’s a story in your eyes
I can see the hurt behind you smile
For every sign I recognize
Another one escapes me

Let me know what plagues your mind
Let me be the one to know you best
Be the one to hold you up
When you feel like you’re sinking

Tell me once again
What’s beneath the pain you’re feeling
Don’t abandon me
Or think you can’t be saved

I walk beside you
Wherever you are
Whatever it takes
No matter how far

Through all that may come
An all that may go
I walk beside you
I walk beside you

Summon up your ghosts for me
Rest your tired thoughts upon my hand
Step inside the sacred place
When all your dreams seem broken

Resonate inside this temple
Let me be the one who understands
Be the one to carry you
When you can walk no further

Tell me once again
What’s below the surface bleeding
If you’ve lost your way
I will take you in

I walk beside you
Wherever you are
Whatever it takes
No matter how far

Through all that may come
An all that may go
I walk beside you
I walk beside you

Oh when everything is wrong
Oh when hopelessness surrounds you
Oh the sun will rise again
The tide you swim against will carry you back home
So don’t give up
Don’t give in

I walk beside you
Wherever you are
Whatever it takes
No matter how far

Through all that may come
An all that may go
I walk beside you
I walk beside you

 

Posted in Uncategorized | Tagged , , , | Leave a comment

Remembering My Best Moment


Ada satu kenangan yang berkesan sekali buat saya waktu di Jaipur kemarin. Waktu itu masih dalam rangkaian tur ke segitiga emas India (Agra – Jaipur – Delhi) dengan pemandu supergaul, Udit Hooda. Karena judulnya Heritage Tour, jadi yang kami kunjungi ya benteng dan istana-istana.

Udit mengajak kami melihat sunset di Nahargarh Fort (Nahar=singa, Garh=Gate). Benteng yang sering disebut “tembok cina versi India” itu terletak di salah satu tempat tertinggi di Jaipur. Jadi kami bisa melihat seluruh kota dengan latar belakang sunset.

Nahargarh Fort (nyomot dari web)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kami sampai sana pukul 17.30. Sepi, karena tempat wisatanya sudah ditutup untuk turis pada pukul 17.00. Kami menyusuri sepanjang tembok benteng, berjalan di antara bebatuan, semak-semak, dan sisa reruntuhan benteng. Udit mengajak kami berhenti di salah satu bagian tembok benteng yang membusur keluar. Karena tinggi tembok hampir mencapai dua meter, kami harus memanjat dan berpijak pada celah-celah tembok agar bisa melihat pemandangan ke bawah bukit. Oh iya, celah-celah itu dulunya tempat para prajurit menembakkan anak panah ke musuh di bawah bukit.

Dan bukan main, pemandangannya indaaaaah…. banget. Angin sepoi-sepoi. Kalau gak diingatkan untuk cepat2 balik ke bus, rasanya pengen nongkrong di situ terus. And the best part was after that, on our way back to bus.

Spoiler.. Pemandangan dari Celah Tembok Benteng

Untuk kembali ke bus, kami masih harus menyusuri jalanan berkerikil dengan lebar sekitar 3m. kanan kirinya adalah reruntuhan benteng, semak-semak, reruntuhan arca… rasanya bener2 kayak petualangan! Gak ada penerangan sama sekali kecuali dari sinar bulan. Bintang-bintang bertaburan di langit, terlihat jelas banget. All was nice! ^_^

Aku selalu pengen berada di tempat yang benar-benar alami, yang cuma diterangi sinar bulan dan bintang-bintang juga terlihat jelas. Seneng rasanya bisa nemu tempat kayak gitu – walaupun jauh yaa di belahan bumi sana, hal yang gak bisa ditemuin di bandung atau jakarta. I really like starring at the sky, praise the Lord of His almighty.  Dengan melihat langit, aku bisa merasa lega (karena luaaaass banget dan baguuuus banget) sekaligus merasa kecil, seolah selalu diingatkan untuk ga boleh sombong.

Thanks God for making me able to see that place. I miss it soooo much! Hope I can go back someday, or go to another marvelous place as well. ^_^

Posted in journey | Tagged , , , | Leave a comment